Para buruh tersebut, akan berangkat dari dua titik utama kawasan Tol Baros dan Jalan Industri, Leuwigajah, Cimahi Selatan.
Bus-bus tersebut akan melewati Rest Area KM 125 Tol Cipularang sebagai titik kumpul. Di sana, para buruh dari berbagai daerah bertemu sebelum melanjutkan perjalanan ke ibu kota.
Terkait tuntutan buruh, Asep menyebut mayoritas buruh di Cimahi lebih menyoroti soal kestabilan ekonomi. Namun untuk tuntutan berskala nasional, pihak Disnaker Cimahi mengaku tidak mengikuti secara detail.
Baca Juga:Peringatan May Day di Banjar, Sinergi melalui Bakti Sosial dan Jalan Sehat7 Tahun Perda Dibiarkan, Buruh Kota Bandung Tagih Janji Pemkot!
Di tengah tekanan ekonomi global dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat perusahaan yang gulung tikar, Disnaker Cimahi berharap agar iklim investasi di Kota Cimahi tetap kondusif.
“Kami berharap iklim investasi tetap terjaga agar lapangan kerja tetap tersedia dan para pekerja tetap sejahtera,” tutup Asep. (Mong)
