Di Balik Riuhnya Pasar Tumpah Gandawijaya Cimahi, Tradisi Berbelanja Lebaran yang Tak Pernah Pudar

Sepanjang Jalan Gandawijaya, Cimahi Tengah, jelang Lebaran 2025. (foto/Mong)
Sepanjang Jalan Gandawijaya, Cimahi Tengah, jelang Lebaran 2025. (foto/Mong)
0 Komentar

Momen Spesial Bagi Pedagang

Jika sehari-hari ia berjualan makanan, di bulan Ramadan ini ia beralih menjual pakaian muslim, seperti gamis, baju koko, dan hijab.

“Kalau di mall, harga gamis perempuan bisa sampai Rp400 ribu. Di sini, paling mahal Rp250 ribu. Makanya banyak yang lebih memilih belanja di sini,” kata Dilam.

Sejak mulai berjualan tiga hari lalu, Dilam mengaku telah meraup omzet Rp6 juta. Hasil ini, katanya, cukup untuk persiapan mudik dan Lebaran bersama keluarga.

Baca Juga:Seorang Lansia di Cicendo Bandung Jadi Korban Penganiayaan, Polisi: Pelaku Diduga Mabuk!Viral Video Seorang Wanita Jadi Korban KDRT oleh Suaminya, Polisi Janji Tangani Kasus Secara Profesional

“Selama Ramadan, saya berjualan keliling, tapi kalau menjelang Lebaran begini, saya buka lapak di sini karena sudah diizinkan pemerintah,” katanya.

Menurutnya, setelah Lebaran, banyak pedagang kecil yang kesulitan mencari tempat berjualan.

“Jangan cuma retorika saja. Kami ini juga warga Cimahi, sama-sama cari makan di sini,” tegasnya.

Seiring sore menjelang, pasar tumpah di Jalan Gandawijaya semakin padat. Warga sibuk memilih barang, sementara para pedagang melayani dengan tanah tamah. Tradisi tahunan ini terus bertahan, menjadi bagian dari semarak Ramadan di Cimahi. (Mong)

0 Komentar