Beberapa game populer seperti Mobile Legends (90 FPS) dan PUBG Mobile (60 FPS) bisa dengan lancar. Sementara untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya cukup stabil di sekitar 40 FPS, meski suhu perangkat bisa mencapai 44 derajat Celsius saat penggunaan intensif.
Salah satu upgrade terbesar ada di sektor baterai. Vivo V50 kini menggunakan baterai 6.000 mAh, naik dari 5.500 mAh pada V40.
Daya tahannya juga meningkat, dengan konsumsi baterai sekitar 5-6% per jam untuk streaming YouTube, 9% per setengah jam bermain Mobile Legends di 90 FPS, dan 11% per setengah jam bermain Genshin Impact. Untuk pengisian daya, teknologi 90W FlashCharge memungkinkan perangkat ini terisi 39% dalam 15 menit, dan penuh dalam 46 menit saja.
Baca Juga:Cukup Klik Amplop Ini Langsung Cair Rp150.000 Saldo DANA Gratis ke AkunmuWPONE Benar-benar Terdaftar di NASDAQ? Pencairan 100 Persen Cair Hari Ini, Benarkah?
Vivo V50 langsung hadir dengan Funtouch OS 15 berbasis Android 15, membawa fitur-fitur AI terbaru seperti AI Eraser 2.0 untuk menghapus objek yang mengganggu di foto, Circle to Search, serta AI Transcript Assist yang dapat merangkum teks dari rekaman suara.
Vivo V50 memang tidak menawarkan lompatan besar dari pada V40, tetapi lebih ke arah penyegaran desain dan fitur. Dengan layar yang lebih kuat, varian warna baru, peningkatan pada Aura Light, serta baterai yang lebih besar, perangkat ini bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari midrange berkualitas tanpa kelemahan mencolok.
Bagi pengguna V40, tidak perlu buru-buru upgrade, karena peningkatan di V50 masih dalam kategori minor. Namun, bagi yang ingin membeli HP baru dengan harga Rp6-7 jutaan, Vivo V50 tetap layak jadi pertimbangan sebagai opsi yang solid di kelasnya.
