JABAR EKSPRES – Banjir yang disebabkan oleh luapan sungai Citarum sejak Jumat (7/3) telah merendam 13 kecamatan dan 33 desa di Kabupaten Bandung, mengakibatkan sekitar 61.676 jiwa dan 10.036 rumah terdampak.
BPBD Kabupaten Bandung terus melakukan pemantauan di lapangan dan telah menyiapkan berbagai peralatan darurat, termasuk perahu dan tenda. “Di Bojongsari, kami sudah menyiapkan satu perahu dayung, sementara di Citeureup ada perahu kayak dan beberapa tenda serta mesin penyedot air yang telah mulai didistribusikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Uka mengungkapkan bahwa 2.262 warga memilih untuk mengungsi, sementara sebagian lainnya memilih untuk bertahan di rumah. Pihak BPBD menyediakan tempat pengungsian di beberapa titik, termasuk Shelter Desa Dayeuhkolot dan beberapa masjid di Desa Citeureup.
Baca Juga:PSU Kabupaten Tasikmalaya Dinilai Minim SosialisasiCegah Banjir di Wilayah Rawan, Modifikasi Cuaca di Jabar Bakal Dimulai Besok!
“Meskipun situasi mulai membaik, kami akan terus memberikan bantuan dan memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat dipenuhi,” pungkasnya.
