BMKG Catat 385.980 Kejadian Petir di Jawa Barat, Warga Diminta Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Wilayah Jawa Barat Siang Ini
Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Wilayah Jawa Barat Siang Ini./Pexels
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah melaporkan hasil analisis dan pengamatan terhadap fenomena petir di wilayah Provinsi Jawa Barat selama bulan Februari 2025.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, mengungkapkan bahwa Jawa Barat mengalami 385.980 kejadian petir sepanjang Februari 2025.

“Minggu ke-4 bulan Februari tercatat sebagai puncak aktivitas petir dengan 100.199 sambaran petir tipe CG (-),” ujar Ayu, sapaan akrabnya, kepada Jabar Ekspres melalui telepon pada Minggu (2/3).

Baca Juga:YRBK Terbitkan Antologi Puisi dan Cerita Religi Sambut Ramadan 2025Persib Terpeleset, Perebutan Gelar Juara Liga 1 Semakin Panas

Untuk sambaran petir tipe CG(+), Rahayu juga mencatatkan puncaknya pada minggu yang sama, dengan total 57.836 kejadian.

Menurut data yang diterima BMKG, minggu ke-4 Februari 2025 tercatat sebagai minggu dengan kejadian petir terbanyak, yakni 158.035 sambaran petir.

Sebaliknya, minggu pertama mencatatkan angka kejadian petir terendah, yaitu hanya 9.459 kejadian.

Wilayah dengan intensitas petir tertinggi selama periode tersebut adalah Kabupaten Sumedang, Subang, dan Majalengka.

Rahayu juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh rumor yang belum tentu kebenarannya terkait fenomena petir ini.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan jangan panik,” katanya.

Menyikapi kondisi cuaca saat ini, Ayu menyatakan bahwa wilayah Bandung Raya masih dalam masa musim hujan.

“Berdasarkan dinamika atmosfer global dan lokal, diprediksi curah hujan di Bandung Raya akan meningkat pada akhir Februari hingga Maret,” ujarnya.

Baca Juga:Bupati Bogor Rudy Susmanto: Retret 2025 di Magelang, Momentum Bersejarah Bangun IndonesiaBREAKING NEWS: Awal Ramadhan 2025 Ditetapkan Jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025

Untuk itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, tanah longsor, dan angin kencang.

“Bagi yang sedang beraktivitas di luar, jika cuaca buruk datang, segera berlindung di tempat yang aman,” tegasnya. (Bas)

 

0 Komentar