JABAR EKSPRES – Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan upaya efisiensi penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Dalam efisiensi itu, pemerintah daerah tidak mengalokasikan dana untuk pengadaan kendaraan dinas baru bagi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat terpilih.
Ade menjelaskan, kendaraan dinas yang telah ada sebelumnya akan tetap digunakan selama masih dalam kondisi layak. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemkab Bandung Barat untuk mengoptimalkan aset daerah yang sudah tersedia.
Baca Juga:Rusunawa Cingised Bandung Bergejolak, Warga Dikejar Iuran Tapi Pemberdayaan Ekonomi Kurang OptimalUpcycling Mekarwangi: Transformasi Sampah jadi Produk Bernilai
“Baik pak bupati dan pak wakil bupati, keduanya bakal memakai kendaraan bekas bupati dan wakil bupati terdahulu berupa Mobil SUV jenis Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero,” jelasnya.
“Pak bupati dan pak wakil sepakat pakai mobil bekas yang dulu. Supaya bisa berhemat. Nah untuk kendaraan satu lagi bagi istri pak bupati dan pak wakil, kita carikan aset Pemda yang masih layak dan bagus. Kalau gak ada, paling nanti kita sewa dulu sementara,” tandasnya. (Wit)
