“SPAM ini diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan kekurangan air bersih yang selama ini dialami masyarakat. Insya Allah proyek ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Dadang juga mengungkapkan bahwa proyek ini bukan hanya sekadar upaya penyediaan air minum, tetapi juga sebagai komitmen Pemkab Bandung untuk menyediakan air bersih yang terjangkau bagi warganya.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan akses air minum bagi masyarakat, terutama di wilayah Timur Kabupaten Bandung, di mana cakupan pelayanan air minum masih sangat rendah,” tambahnya.
Baca Juga:Terpilih Jadi Ketua Umum Gerindra 2025-2030, Menko Zulhas Sampaikan Ucapan Selamat ke PrabowoPendidikan Non Formal Bertahan Tanpa Sentuhan Bantuan
“Kerjasama B to B ini luar biasa. Insya Allah ke depan sekitar 65 ribu hingga 85 ribu sambungan rumah akan segera hadir di Kabupaten Bandung,” kata Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut.
Proyek SPAM Ciparay yang dimulai pada Februari 2025 ini diyakini akan membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung memberikan akses air bersih yang lebih baik, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.
