JABAR ESKPRES – Desa Wisata di Jawa Barat patut digenjot untuk meningkatkan perekonomian warga. Karena potensinya cukup besar.
Jawa Barat merupakan provinsi yang cukup luas. Yakni sekitar 3,7 juta hektar. Selain itu, juga memiliki aneka ragam kekayaan alam. Mulai dari bahan tambang hingga pesona keindahan alamnya.
Tidak sedikit pesona alam yang indah itu merupakan ikon desa. Dan jika dikelola dengan baik, suatu ekosistem desa wisata bakal terbentuk.
Baca Juga:Tingkatkan Efisiensi Energi, Dinas ESDM Bakal Lanjutkan Pembangunan PLTS Atap9 Jam Menunggu Akibat Rekayasa One Way di Jalur Puncak, Wisatawan Asal Tanggerang Terpaksa Naik Ojol
Contohnya adalah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kaduela, Kabupaten Kuningan terbilang sukses mengelola Telaga Biru Cicerem, BUMDes itu pernah setor untuk PADesa sampai Rp 500 juta.
Anggota DPRD Jawa Barat Nia Purnakania berpendapat, desa di Jabar cukup banyak. Dan masing – masing punya keunikan.
“Masyarakat bisa mengembangkan potensi yang ada didesanya masing-masing,” jelasnya.
Politikus PDI Perjuangan itu melanjutkan, pengembangan potensi itu tentu perlu didukung berbagai pihak. Termasuk pemerintah daerah.
“Kalau berdasar Perda desa wisata, pemerintan juga harus hadir memfasilitasi baik itu perijinan maupun infrastrukturnya, mudah mudahan desa wisata ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang ada disekitar wilayah desa tersebut,” sambungnya.
Di sisi lain, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat sempat mencatat, sedikitnya ada 1.524 destinasi wisata alam di Jawa Barat, lalu 694 wisata budaya dan 783 wisata buatan.
Di Jawa Barat juga banyak fasilitas penunjang sektor wisata. Misalnya ada 2.931 hotel, 458 homestay, 5.432 restoran, 8.038 rumah makan dan 3.453 kafe.
Kemudian ada 1.129 biro perjalanan dan 661 pramu wisata. Lalu ada 1 bandara internasional, 4 bandara domestik, 120 stasiun kereta api, 13 pelabuhan, 13 ruas jalan tol, hingga 20 terminal tipe A dan B.
Baca Juga:Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Kawasan Wisata Lembang Selama Libur PanjangFraksi- Fraksi DPRD Ikut Tindak Lanjuti Imbauan Penahanan Ijazah di Jabar
Khusus desa wisata, tercatat bahwa di 2023 sudah ada 615 desa wisata tersebat di Jawa Barat. Rinciannya, 427 desa berstatus rintisan, 175 desa wisata berkembang, 12 desa maju dan 1 desa mandiri.(son)
