“Misalnya, koridor Soreang-Leuwi Panjang, itu masih memberdayakan angkot lokal. Ke depan, akan disiapkan feeder untuk menunjang keberlangsungan MTJ,” ungkapnya.
Upaya membangun feeder tersebut, kata Hilman, perlu dilaksanakan restrukturisasi jaringan trayek. Akan tetapi restrukturisasi itu mesti disesuaikan dengan kajian provinsi.
“Tapi restrukturisasi jaringan trayek itu, menyesuaikan dengan kajian restrukturisasi provinsi. Soalnya ada AKDP-AKDP yang dilalui oleh tiga koridor tersebut, atau nantinya 8 koridor tersebut,” pungkasnya.
