Beredar Rekaman Suara Diduga Menteri Dikti Aniaya Pegawainya

Diduga rekaman suara Menteri Dikti yang tengah ramai di medsos
Diduga rekaman suara Menteri Dikti yang tengah ramai di medsos
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejak senin (20/1) malam, media sosial ramai dengan beredarnya rekaman suara yang diduga merupakan salah satu menteri yang sedang melakukan kekerasan terhadap pegawainya.

Dari banyaknya akun yang merepost rekaman suara tersebut, menyebutkan bawa rekaman suara itu diduga kuat merupakan suara dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Dalam rekaman tersebut, sang Menteri terdengar dalam kondisi marah dan berbicara dengan suara keras lantaran seseorang yang diajaknya bicara tidak melakukan perintahnya dengan benar.

Baca Juga:VIRAL, Mobil Hitam RI 25 Didemo Anak Buahnya Sendiri, Ada Menteri Siapa di DalamnyaBAHAYA, Ternyata ini Pengaruh Sikap Sombong Dalam Kehidupan

Diduga rekaman suara ini terkait dengan demo yang berlangsung di kantor kementerian dikti yang dilakukan oleh ratusan ASN dari kementerian tersebut pada Senin (20/1) kemarin.

Peserta demo bahkan sempat mengejar mobil berplat RI 25 yang diduga digunakan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro. Para pendemo lalu berteriak-teriak meminta orang dalam mobil tersebut turun.

“Turun, turun, turun,” kata massa pegawai Kemendiktisaintek yang menghadang mobil tersebut, namun mobil RI-25 hanya memperlambat lajunya dan kemudian tetap melaju meninggalkan kantornya.

Aksi demo dilakukan dengan membentangkan spanduk dan mengirimkan 7 karangan bunga, bukan hanya itu, peserta demo juga menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, dan juga berteriak-teriak sambil membuat yel-yel.

Salah satu spanduk bertuliskan ‘institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!’, tulisan lainnya ‘kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga, #lawan #menterizalim #paguyubanPegawaiDikti’.

Ada juga beberapa karangan bunga yang sempat terpajang di lokasi. Salah satu karangan bunga itu bertulisan ‘Berdiri Bersama Hari Ini untuk Dikti yang Lebih Baik #LAWAN!#MenteriDzolim#PaguyubanPegawaiDikti’ serta ‘Berlaku Bajik Pada Karyawan Sebelum Mencitrakan Bijak Di Keramaian’.

Aksi demo tersebut diduga dipicu karena perlakuan sang menteri yang dinilai arogan, karena memberhentikan secara mendadak salah seorang pegawai Kemdiktisaintek bernama Neni Herlina beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga:Link Nonton dan Jadwal Lengkap Drakor Motel California, Akankan Cinta Pertama Kembali BersemiScroll Video 1 Jam Dapat Rp360.000 Saldo DANA Gratis, Cek Cara Klaimnya di Sini

Padahal menurut para pendemo, kesalahan yang dilakukan pegawai tersebut hanya sebuah kesalahpahaman.

0 Komentar