“Kami juga punya CCTV disini , nanti kami berikan kepada kepolisian. Jadi waktu-waktu tertentu kita tahu kapan mobil dan motor itu masuk,” ungkapnya.
Meskipun tidak ada kecurigaan langsung, Agam bersama warga pun merasa terbantu dengan penggerebekan yang dilakukan oleh Polresta Bandung.
“Terbantu, karena ini mengkhawatirkan. Sebetulnya kita juga pernah dapat informasi dari Polsek, pada saat ada kejadian di RT sebelah. Waktu itu masalah sabu yang ditempel. Jadi pasti sangat berterima kasih,” terangnya.
Baca Juga:Rumah di Lembang Terbakar Akibat Tabung Gas Bocor, 1 Orang TerlukaTemukan Praktik Rekrutmen Berbayar di Industri, Komisi IV DPRD Sumedang: Ini Mempersulit Putra Daerah Kerja!
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan dalam penggerebekan ini pihaknya mengamankan dua orang pelaku berinisial Z dan K. Sedangkan satu orang pelaku berinisial A masih dalam pengejaran.
“Kita mengamankan dua orang, cuma untuk perannya kita akan dalami apakah yang kedua itu ini mengetahui obat terlarang ini. Tapi menurut yang satu orang, yang punya itu yang inisial A itu yang sedang kita kejar,” ucapnya.
