JABAR EKSPRES – Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan potensi gempa megathrust di Indonesia yang dapat terjadi kapan saja. Salah satu area yang menjadi sorotan adalah Selat Sunda dan pantai selatan Jawa.
Penelitian tersebut memprediksi potensi tsunami dengan gelombang setinggi hingga 20 meter yang bisa melanda wilayah ini. Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Selat Sunda berpotensi mengalami gempa berkekuatan magnitudo 8,7 hingga 9,1.
Namun, ia menekankan bahwa risiko megathrust dan tsunami memiliki dampak yang lebih parah di daratan. Hal ini melibatkan kementerian lain seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam mitigasinya.
Baca Juga:Langsung Cair Saldo Gratis Rp103.000, Begini Cara Mendapatkannya Melalui Aplikasi Penghasil UangSaldo Gratis Rp600.000 Langsung Cair dari YouTube Lewat Aplikasi Penghasil Uang
Pengalaman bencana tsunami Aceh 2004 menjadi pengingat penting. Meski prediksi menyebut tsunami akan terjadi di banyak wilayah, gelombang tinggi hanya terjadi di Simeulue. Perencanaan ruang di wilayah rawan kini mulai dilakukan berdasarkan data dari para pakar untuk mengurangi risiko bencana.
