JABAR EKSPRES – Seorang wanita penyandang disabilitas berinisial N (23) diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh kenalannya.
Hal ini terungkap oleh Kakak korban JH (25), setelah mengetahui adiknya yang diduga mendapatkan tindakan kekerasan seksual hingga hamil pada Bulan Desember 2024 lalu.
“Saya mengetahui dan diberi tahu oleh ibu pemilik warung bahwa adik saya sering mengalami mual dan muntah-muntah. Lalu, saya tanya ke adik saya dan dia mengakui sering dipaksa hingga mendapat ancaman. Dia mengaku disetubuhi terlapor setiap kali bertemu sampai adik saya hamil sekarang 6,5 bulan,” katanya saat dikonfirmasi, Jum’at (3/1/2025).
Baca Juga:Diduga Alami Pelecehan Seksual saat Melancong ke Braga, Konten Kreator Singapura Ini Minta Warganet Cari PelakuTemukan Toko Obat Keras di Rancaekek, Satnarkoba Polresta Bandung Amankan Minuman Keras
“Kami berharap pelaku cepat bisa ditangkap polisi biar dapat efek jeranya, karena adik saya juga uangnya diperas atau dimintakan terus. Bahkan si pelaku ada yang menyetubuhi tiga kali dan empat kali,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan bahwa telah adanya laporan tersebut.
Namun untuk saat ini, laporan tersebut masih terus dilakukan penyelidikan khususnya oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jabar.
“Ini secepatnya kita akan berusaha mengungkap pelakunya. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kedokteran untuk melakukan pemeriksaan VER (Visum et Repertum),” pungkasnya.
(San).
