JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta, Senin (30/12) mengkritik hakim-hakim yang menjatuhkan vonis ringan kepada koruptor, apalagi jika potensi nilai kerugian negara akibat Tindakan tersebut mencapai ratusan triliun.
“Rakyat itu mengerti, rampok ratusan triliun vonisnya sekita (tahun),” kata Presiden Prabowo dihadapan jajaran petinggi kementerian/lembaga dan kepala daerah saat memberi pengarahan dam Musrenbangnas.
Presiden Prabowo juga menekankan para terdakwa korupsi harusnya menerima vonis berat.
Baca Juga:Sukses di China, Cannavaro Siap Jadi Pelatih Baru Klub Liga Kroasia Sering Alami Masalah Pendaratan, Pesawat Jeju Air akan Diselidiki
“Nanti jangan-jangan di penjara pakai AC, punya kulkas, pakai TV. Tolong menteri permasyarakatan ya, jaksa agung,” ucap Prabowo.
Pada saat menyampaikan arahannya, Presiden Prabowo saat menyinggung vonis ringan koruptor itu memang tidak secara gambling menyebutkan kasusnya.
