Ini Cara Bedakan Uang Palsu Made UIN Makassar Kata Pihak BI

JABAR EKSPRES – Masyarakat baru-baru ini digegerkan dengan terbongkarnya pabrik uang palsu yang beroperasi di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Pabrik tersebut menggunakan mesin cetak besar senilai Rp600 juta yang didatangkan langsung dari China. Tak tanggung-tanggung, lokasi produksinya pun berada di perpustakaan kampus, tempat yang jauh dari dugaan.

Berita ini memunculkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat, terutama mengenai kemungkinan peredaran uang palsu tersebut di berbagai wilayah Indonesia. Kecemasan itu makin mencuat setelah video dan informasi terkait beredar luas di media sosial seperti X, TikTok, dan platform lainnya.

Yang membuat kasus ini semakin meresahkan adalah tingkat kecanggihan uang buatan yang diproduksi. Para pelaku bahkan menciptakan benang pengaman pada uang palsu agar terlihat seperti uang asli. Dalam beberapa kasus, uang palsu ini bahkan sulit dibedakan dari uang asli, termasuk ketika diperiksa menggunakan sinar UV (ultraviolet).

Baca juga : Cairkan Saldo DANA Rp400 di Desember Ini, Cukup Login Pakai KTP dan KK

Sebuah unggahan dari akun X @txtdommm pada 21 Desember 2024 mengklaim bahwa uang palsu “Made in UIN Makassar” sudah beredar luas. Unggahan itu menampilkan perbedaan antara uang asli dan palsu. Salah satu ciri khasnya adalah warna uang asli dari Bank Indonesia (BI) yang lebih kehijauan dibandingkan uang palsu yang memiliki cahaya berwarna biru saat diperiksa dengan UV.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Makassar, Rezki Ernandi Wimanda, menjelaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki jumlah uang palsu yang telah beredar. Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat. Rezki mengungkapkan bahwa uang asli memiliki lebih dari 10 fitur keamanan yang sangat sulit dipalsukan.

Berikut beberapa ciri keamanan pada uang asli:

  1. Benang pengaman
  2. Watermark
  3. Electrotype
  4. Intaglio (cetak timbul)
  5. Rectoverso (desain saling melengkapi ketika diterawang)
  6. Multicolour latent image
  7. Latent image
  8. Blind code
  9. Colour shifting (perubahan warna jika dilihat dari sudut tertentu)
  10. UV Features
  11. Micro text

Baca juga : Cara Menghasilkan Uang Rp470.000, Cukup Gunakan Nomor WA Aktif

Rezki menjelaskan bahwa fitur-fitur ini dirancang untuk memastikan uang asli sulit dipalsukan. Salah satu fitur yang paling sulit ditiru adalah multicolour latent image, di mana angka “100” pada pecahan Rp100.000 akan berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan