Selain itu, perputaran ekonomi bagi pedagang UMKM di sekitar wisata religi tersebut juga mengalami penurunan. Yuyus mengklaim bahwa pendapatan dari seluruh UMKM di daerah tersebut menguap akibat ketidakjelasan penyelesaian proyek revitalisasi.
“Rata-rata pengunjung wisatawan yang datang ke sini (Situ Lengkong Panjalu) mencapai sekitar 10 hingga 20 ribu dalam satu minggunya. Namun, karena proyek ini mangkrak, dampaknya perekonomian UMKM pun terganggu,” tuturnya. (CEP)
