JABAR EKSPRES – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Agus Salim, menyoroti rendahnya ketahanan pangan di Bumi Tegar Beriman. Sebelumnya, Penjabat (PJ) Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengungkapkan bahwa ketahanan pangan di Kabupaten Bogor hanya mencapai angka 70,46 persen.
Agus Salim meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menghilangkan ego sektoral dalam penanganan masalah ini. Menurutnya, ego sektoral yang dimaksud adalah keterikatan antara satu dinas dengan dinas lainnya, yang seharusnya bisa bekerja secara lebih terintegrasi.
“Beberapa dinas saling berkaitan dalam hal ini. Oleh karena itu, ego sektoral antar dinas harus dihilangkan,” ujarnya, Senin (9/12).
Baca Juga:Terus Diguyur Hujan, Petani Sayuran Bandung Barat Pasrah Gagal PanenCek Daftar Pemenang Undian Pajak Daerah Kota Banjar di Sini! Apa Hadiahnya?
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan pentingnya integrasi antar dinas, agar masalah ketahanan pangan bisa diatasi secara menyeluruh. “Saya sudah pesan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) agar bisa mengintegrasikan antar dinas dan menghilangkan ego sektoral,” katanya.
Agus Salim menegaskan bahwa pihaknya akan menjadikan isu ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas yang harus segera ditangani, bersama dengan masalah-masalah penting lainnya. “Ketahanan pangan berkaitan langsung dengan masalah stunting dan melibatkan berbagai dinas. Insya Allah, ini akan menjadi prioritas utama,” tutupnya.
