Isi Klarifikasi Adita Irawati Jubir Kepresidenan Usai Sebut “Rakyat Jelata”

Isi Klarifikasi Adita Irawati Jubir Kepresidenan Usai Sebut "Rakyat Jelata"
Isi Klarifikasi Adita Irawati Jubir Kepresidenan Usai Sebut "Rakyat Jelata"
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kamu pasti sudah mendengar soal pernyataan yang bikin gempar ini, kan? Kami juga ikut terkejut ketika istilah “rakyat jelata” muncul dalam pernyataan Adita Irawati, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Awalnya mungkin terdengar biasa saja, tapi siapa sangka, satu frasa itu memancing reaksi keras dari masyarakat.

Kontroversi ini ternyata bermula dari insiden yang melibatkan Gus Miftah. Kamu tahu, ia sempat viral setelah bercanda dengan seorang penjual es teh dengan kata-kata yang dianggap kasar, yaitu “Goblok.”

Baca Juga:PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat Dukung Transisi Energi Berkelanjutan melalui gelaran Mobile EVenture Kendaraan ListrikIkatan Tiger Cirebon MC Rayakan 21 Tahun Perjalanan: Momen Kebersamaan dan Eksistensi Positif

Namun, di sinilah kontroversi baru muncul. Dalam kalimat berikutnya, ia menggunakan istilah “rakyat jelata” untuk menggambarkan masyarakat yang merasa tersinggung.

Netizen Tidak Tinggal Diam

Klarifikasi Adita Irawati 

“Saya ingin memberikan klarifikasi terkait pernyataan saya yang saat ini menjadi sorotan publik. Saya menyadari bahwa pilihan diksi yang saya gunakan kurang tepat. Oleh karena itu, saya secara pribadi meminta maaf atas insiden ini yang telah memicu kontroversi di tengah masyarakat,” kata Adita.

Ia juga menjelaskan bahwa istilah tersebut digunakan sesuai dengan definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang berarti rakyat biasa, dan tidak dimaksudkan untuk merendahkan.

0 Komentar