JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, Rukmana menyampaikan bahwa angka pengangguran di Kabupaten Bandung berhasil turun dari 6,52 menjadi 6,36 persen.
Meskipun di tengah kondisi perekonomian yang kurang bagus, menurutnya pihaknya terus berupaya untuk mengatasi hal tersebut.
Pada tahun 2022, jumlah pengangguran di Kabupaten Bandung tercatat sekitar 6,98 persen, yang berarti ada sekitar 150.000 hingga 160.000 orang yang belum mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga:Belum Dirasakan Efektifitasnya oleh Masyarakat, Ini Upaya Mengatasi Permasalahan Banjir di GedebageAkhir Tahun 2024 Harga Minyak Kemasan Naik, Minyakkita Mulai Langka
“Job Fair yang kami lakukan sekarang sudah mengadopsi sistem hybrid, di mana peserta tidak perlu lagi membawa lamaran fisik. Cukup dengan barcode yang bisa di-scan, pencari kerja bisa langsung mendaftar ke perusahaan yang mereka inginkan,” jelas Rukmana.
Di antaranya, perusahaan seperti Eiger yang membuka kesempatan untuk 5 orang untuk bekerja di toko mereka, serta PT Anggana, perusahaan tekstil yang membutuhkan sekitar 29 pekerja.
