Dengan penyerahan alat dan bahan dasar ini, tim UBK berharap ibu-ibu PKK dapat lebih percaya diri dalam memulai usaha pembuatan lilin aromaterapi yang bermanfaat, baik untuk kesehatan lingkungan sekitar maupun sebagai peluang usaha rumahan yang menguntungkan.
Dukungan Hibah Internal Pengmas DRPM UBK
Kegiatan ini didanai oleh Hibah Internal Pengmas DRPM Universitas Bhakti Kencana tahun 2024, yang bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Hibah ini memungkinkan tim UBK untuk merancang dan melaksanakan kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan penyuluhan yang aplikatif dan bermanfaat langsung.
Baca Juga:Saji Sehat Pembuatan Keju dari Peternak Susu Sapi Perah Desa Cibiru Wetan Bandung sebagai Nurtrisi Protein Pencegahan StuntingPasangan ASIH Menang Mutlak di TPS 080 Pondok Gede
Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK di RW 09 Cipadung Kidul Panyileukan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Tidak hanya dalam hal kesehatan, tetapi juga dalam aspek ekonomi dengan memulai usaha berbasis produk herbal yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi komunitas lain di Kota Bandung untuk melaksanakan kegiatan serupa.
Dengan memanfaatkan potensi lokal dan tanaman herbal yang ada di sekitar mereka, masyarakat diharapkan dapat mengatasi permasalahan kesehatan seperti DBD dengan cara yang alami dan efektif, sambil meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Secara keseluruhan, kegiatan Pengmas yang dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana di RW 09 Cipadung Kidul Panyileukan ini berhasil memberikan dampak yang signifikan dalam hal pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesehatan.
Dengan menggabungkan pengetahuan tentang tanaman herbal, kewirausahaan, dan pencegahan DBD, ibu-ibu PKK di kawasan ini kini memiliki keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar.
Program ini menjadi contoh konkret dari sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengatasi masalah-masalah lokal secara inovatif dan berkelanjutan.
