Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Cisunggalah di Solokanjeruk Bandung, 90 Rumah dan Area Sawah Terendam Banjir

Tangkapan layar, luapan air Sungai Cisunggalah Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung akibat tanggul jebol
Tangkapan layar, luapan air Sungai Cisunggalah Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung akibat tanggul jebol
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tanggul Sungai Cisunggalah yang di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung jebol sekira pukul 17.00 WIB, Kamis, 21 November 2024.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah itu, terjadi ketika hujan mengguyur cukup deras.

Adapun dampak dari jebolnya tanggul tersebut, puluhan rumah warga terendam banjir akibat dari luapan air Sungai Cisunggalah yang masuk ke pemukiman.

Baca Juga:Terungkap, Ada Enam Kasus Dugaan Pelanggaran Masa Kampanye Pilkada Kota BogorTerima Banyak Aspirasi Selama Kampanye, Rudy Susmanto Siapkan Tim Data Akomodir Keinginan Masyarakat

Kepala Desa (Kades) Panyadap, Teddy Julia Taufik mengatakan, jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah awal terjadi di perbatasan RW02 dan RW03.

“Perbatasan RW02 dan RW03 yang muarapunca. Kejadian jam 5 lebih 10 (17.10 WIB). Imbasnya rumah warga terendam banjir,” katanya, Jumat (22/11).

“Sebenernya itu kan hujan pegunungan di atas daerah derawati sana. Jadi hujannya digunung dan kena imbasnya itu ke kita. Gunung daerah Derawati Pasirbatu,” tambahnya.

Teddy menerangkan, jebolnya tanggul membuat air sungai meluap, bahkan menyebar hingga masuk ke rumah dan membanjiri area pesawahan.

“Biasa tiap tahun banjirnya. Ada rumah yang terkena jebolan tanggul juga, rumah warga RW02. Kalau yang dekat SD memang rutin meluap, tapi tanggulnya Alhamdulillah kuat, aman,” terangnya.

Teddy mengungkapkan, penanganan luapan air Sungai Cisunggalah setiap diguyur hujan deras, diakui sudah pernah dilakukan.

“Penangan sebetulnya mah sudah, ada program dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), lalu dari Kabupaten Bandung juga,” ungkapnya.

Baca Juga:Gerakan Tanam Padi, Optimalkan Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan di BogorTerancam Bencana, 5 TPS di Bandung Barat Dialihkan ke Lokasi Aman

Kendati demikian, Teddy menjelaskan, penanganan luapan air Sungai Cisunggalah yang kerap menghantui warga setiap hujan, belum bisa maksimal karena terdapat kendala.

“Terkendala ada beberapa benda milik warga yang menggangu kelancaran air. Ketika air besar, jadi jembatan pribadi, mengganggu. Soalnya warga kalau bikin jembatan tidak ada koordinasi,” jelasnya.

Atas terjadinya peristiwa tanggul Sungai Cisunggalah yang jebol, Teddy memaparkan, setelah dilakukan asessment dan pengecekan ke lokasi, tidak ada korban luka maupun jiwa akibat insiden tersebut.

0 Komentar