Angkat Isu Radikalisme, Dadang-Ali Prioritaskan Pendidikan Pancasila, Sahrul-Gun Gun Fokus Pemberdayaan Ekonomi

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung.
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam debat kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung yang berlangsung di Hotel Sutan Raja, Soreang, Rabu (20/11/2024), isu pencegahan radikalisme dan intoleransi menjadi salah satu topik yang hangat dibahas.

Kedua pasangan calon memiliki pandangan berbeda mengenai cara mengatasi masalah ini.

Calon Wakil Bupati nomor urut 2, Ali Syakieb, menekankan pentingnya memperkuat pendidikan Pancasila di kalangan generasi muda untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme.

Baca Juga:Gencarkan Perombakan di Tubuh BUMN, Erick: Sebuah Transisi yang BaikKejati Jabar: Laporkan jika Pendampingan Hukum Diminta Biaya!

Senada dengan Ali, calon Bupati Dadang Supriatna menambahkan bahwa peran TNI-Polri sangat penting dalam memperkuat karakter bangsa dan mencegah intoleransi.

Ia pun menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi prioritas untuk membendung radikalisme.

“Kami akan terus memperkuat karakter building, dan TNI-Polri memiliki peran besar dalam hal ini,” ujar Dadang.

“Radikalisme dan intoleransi akarnya adalah ekonomi. Kami akan fokus memperkuat ekonomi masyarakat, bukan hanya memberantas bank emok,” kata Sahrul.

Sahrul juga menambahkan bahwa pesantren yang tersebar di Kabupaten Bandung bisa dimanfaatkan lebih optimal dalam mencegah radikalisme.

“Pesantren yang ada di hampir setiap daerah di Kabupaten Bandung bisa dijadikan alat untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan moderasi beragama,” ungkapnya.

0 Komentar