Ungkrung biasanya dikumpulkan pada pagi hari setelah subuh. Kepompong ini berukuran kecil dengan warna yang bervariasi, seperti merah dan oranye.
Cara memasaknya cukup sederhana, ungkrung digoreng dengan tambahan bawang putih, garam, dan sedikit penyedap rasa.
Selain menjadi sumber protein, ungkrung juga dianggap sebagai bagian dari tradisi kuliner unik masyarakat Gunungkidul.
