“Sekitar habis Dzuhur jam 1 an. Tadi dapet kabar dari istri, saya langsung pulang ke rumah dan kaya gini. Soalnya hujan nya juga lumayan gede. Bentar tapi gede, makanya langsung pulang,” katanya.
Menurutnya ada empat Rt yang terdampak akibat banjir tersebut. Namun saat ini banjir sudah mulai surut.
“Ada empat RT, RT 1, RT 8, RT 5 sama RT 3. Itu pasti parah, kalau hujan deres pasti banjir. Ini juga ada sekitar 1-2 jam masih banjir, tapi alhamdulilah berangsur turun,” terangnya.
Baca Juga:Peringati Hari Pahlawan, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Ajak Warga Jaga Semangat Kepahlawanan3 Ketua RT yang Meninggal di Cileunyi Bandung Belum Terima Dana JKM BPJS TK, Pemerhati Duga Anggaran Tak Sesuai
Puji juga menyebut jika banjir yang melanda Komplek CPI ini merupakan pertemuan dua sungai yakni Sungai Cikambuy dan Cipananggulan.
Dirinya juga berharap kepada pemerintah agar segera memberikan solusi terkait banjir ini, bahkan rencananya sudah ada kolam retensi namun belum berjalan.
“Iya pastinya, keinginan harapannya wacananya ada kolam retensi, yang di sana. Warga berharapnya secepatnya, kolam retensi itu dilaksanakan. Istilahnya mengurangi intensitas banjir, jadi mempercepat. Soalnya banjir ini sulit kalau dihilangkan tapi setidaknya mempercepat surutnya,” pungkasnya.
