Berdasarkan pantauan citra radar, ujar Ayu, pengamatan alat curah hujan dan angin otomatis, terpantau awan konvektif di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok serta Kabupaten Bandung Barat, yang mengakibatkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada rentang waktu antara menjelang siang hingga menjelang malam hari.
Mengingat badai berpotensi melanda, BMKG pun mengimbau agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.
“Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari,” imbuhnya.
Baca Juga:Paslon Dikdik-Bagja Fokus Tangani Permukiman dan Lingkungan di CimahiBanyak Oknum Nakal, Dishub akan Putus Kontrak Jukir Tidak Kooperatif
“Waspada terhadap potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, menghindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang bisa roboh saat terjadi angin kencang, hindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan,” ungkapnya.
Ayu menuturkan, khusus untuk daerah bertopografi curam atau bergunung dan rawan longsor, agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.
“Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir,” tuturnya.
“Diprakirakan 3 hari ke depan terdapat potensi hujan ringan hingga sedang pada skala lokal potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bandung Barat,” pungkas Ayu. (Bas)
