JABAR EKSPRES – Baru-baru ini, muncul aplikasi yang mengklaim bisa menghasilkan uang dengan nama Hess. Aplikasi ini mengundang perhatian banyak orang, namun apakah benar-benar menguntungkan atau hanya tipu-tipu semata?.
Saat pertama kali mendaftar di aplikasi Hess, pengguna baru akan langsung mendapatkan saldo sebesar Rp2.000. Namun, saldo ini tidak bisa langsung ditarik karena pengguna diharuskan melakukan deposit terlebih dahulu untuk bisa melakukan penarikan.
Bahkan, ada juga opsi investasi hingga Rp10 juta dengan penghasilan harian Rp4.800, yang diklaim bisa balik modal hanya dalam tiga hari. Dari perhitungan sederhana ini, sudah terlihat bahwa aplikasi ini menggunakan skema penipuan dengan janji-janji keuntungan yang tidak masuk akal.
Baca Juga:Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Lewat Aplikasi yang Langsung Cair ke RekeningSpesifikasi Infinix Hot 50 Pro Plus Siap Bersaing Diharga 2 Jutaan? Apakah Wort it?
Aplikasi seperti ini biasanya diawali dengan membayar pengguna pada tahap awal untuk meyakinkan mereka agar mau melakukan deposit lebih besar. Namun, sebenarnya uang yang dibayarkan hanya berasal dari deposit pengguna lain, sehingga uang hanya berputar di antara para anggota tanpa adanya bisnis atau investasi nyata. Ini adalah ciri khas dari skema Ponzi.
Aplikasi ini juga memiliki sistem referal, di mana pengguna yang berhasil mengajak orang lain bergabung akan mendapatkan komisi hingga tiga level ke bawah. Level pertama mendapat komisi 30%, level kedua 4%, dan level ketiga 1%. Sistem ini hanya menguntungkan mereka yang lebih dulu bergabung, sementara orang-orang yang baru akan cenderung mengalami kerugian.
Salah satu modus penipuan yang digunakan aplikasi ini adalah dengan mencatut nama perusahaan besar, Hess Corporation, yang sebenarnya adalah perusahaan energi asal Amerika Serikat yang berdiri sejak tahun 1933. Hess Corporation bergerak di bidang eksplorasi, produksi, dan pengiriman minyak serta gas bumi.
