JABAR EKSPRES – Belakangan ini, banyak laporan muncul mengenai platform investasi FGS Global yang diduga melakukan penipuan skema Ponzi. Padahal, baru saja beberapa hari lalu saya membahas platform ini dan sekarang tiba-tiba mereka seolah-olah menghilang begitu saja.
Apakah ini tanda bahwa mereka sudah cukup untung, semakin sulit mencari member baru, atau justru makin terlihat sebagai Ponzi? Banyak spekulasi beredar, dan tak sedikit yang kecewa karena merasa tertipu.
Banyak yang mengeluhkan di media sosial, terutama Facebook, tentang kegagalan menarik dana dari FGS Global. Beberapa bahkan menyebutkan bahwa mereka sudah tidak bisa melakukan penarikan selama berminggu-minggu, dan kini diminta untuk melakukan top up lagi.
Baca Juga:Bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ Tahap 4 Cair Oktober Ini, Dapat Hingga Rp900 Ribu, Ini RinciannyaKementerian Keuangan Jawa Barat Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Gempa Kertasari Bandung
Banyak member yang mengeluh di grup Facebook terkait masalah ini. Mereka menyatakan bahwa mereka telah dirugikan dengan kehilangan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Beberapa bahkan menyebutkan bahwa FGS Global kini sudah dianggap scam, dan member yang masih aktif diminta untuk melakukan “aktivasi akun” dengan membayar biaya tambahan. Ini semakin memperkuat dugaan bahwa FGS Global telah menipu membernya.
Komentar-komentar di grup Facebook penuh dengan peringatan dari member lain agar tidak lagi melakukan deposit. Mereka yang sudah balik modal merasa beruntung, sementara yang belum, kini harus merelakan uang mereka yang raib. Bahkan, admin grup juga tampaknya mulai menghilang, menambah kecurigaan bahwa platform ini akan segera tutup.
Salah satu taktik yang sering digunakan oleh aplikasi seperti ini adalah meminta member untuk melakukan top up tambahan atau membayar biaya aktivasi akun. Ini sering kali dijadikan dalih untuk mengumpulkan dana sebelum platform benar-benar kabur.
