JABAR EKSPRES – Rombongan Motor Gede (Moge) mengalami kecelakaan lalu lintas cukup menghebohkan di Kota Banjar, tepatnya di tikungan Cipadung, Jalan Brigjen M Isa. Dalam insiden tersebut, satu unit sepeda motor Harley Davidson dengan nomor polisi D-6789-KAY yang dikendarai oleh Noviarie Christian terjun bebas ke dalam jurang dengan ketinggian sekitar 15 meter.
Menurut keterangan Wakapolres Banjar, Kompol Dani Prasetya, yang didampingi oleh Kasat Lantas AKP Otong Rustandi, kejadian bermula ketika rombongan Moge yang melaju dari arah Barat menuju Timur kehilangan kendali di lokasi kejadian (TKP). “Saat hilang kendali, pengendara sudah terjatuh terlebih dahulu sehingga tidak ikut terjun bersama motornya ke jurang,” jelasnya, Jumat 11 Oktober 2024.
Akibat dari kecelakaan ini, Noviarie Christian mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis. Proses evakuasi motor gede yang mengalami kerusakan parah setelah terjun ke jurang menarik perhatian banyak warga yang datang ke lokasi.
Baca Juga:Wasit Ahmed Al Kaf Buyarkan Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain, PSSI Kirim Surat Protes ke FIFADLH Kabupaten Bandung Minta Program Zero Food Waste Diterapkan Warga, Tapi Sosialisasinya Belum Merata
Salah satu warga setempat, Johansyah, menyampaikan ketertarikan terhadap motor gede yang dianggapnya sebagai ‘raja jalanan’. “Saya tertarik melihat motor yang harganya bisa sebanding dengan mobil. Padahal sudah dikawal, namun kenyataannya bisa terlibat kecelakaan seperti ini,” ujarnya.
Kecelakaan ini menjadi perhatian publik, terutama bagi para penggemar motor gede, dan menimbulkan berbagai reaksi di kalangan masyarakat. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara motor berkapasitas besar.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti dari kecelakaan ini dan mengimbau kepada seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di area yang rawan kecelakaan.
“Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan semua pengendara dapat mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Kompol Dani Prasetya. (CEP)
