“Tujuannya agar masyarakat lebih mudah melakukan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah, pelaporan dan pembayaran setoran masa pajak dengan fasilitas kode bayar, surat ketetapan atau tagihan pajak daerah, serta pelayanan pajak daerah lainnya,” kata Sri.
Pengelolaan keuangan berbasis digital dilengkapi dengan Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN). Langkah ini pun membuat Pemprov DKI Jakarta menyabet penghargaan (P3DN) Terbaik Kategori Pemerintah Daerah Provinsi Tahun 2024, pada 7 Maret 2024.
Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita menganugerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo. Ketua Harian Tim P3DN Provinsi DKI Jakarta menjelaskan, penghargaan itu merupakan yang kedua kali, sehingga menjadi bukti komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung, berkontribusi, serta mengoptimalkan pelaksanaan program P3DN. Pencapaian P3DN Provinsi DKI Jakarta pada 2023 mencapai Rp 25,584 triliun.
Baca Juga:Usai TPAS Sarimukti Melebihi Kapasitas, Pemkab Bandung Baru Minta Warga Olah Sampah MandiriDinkes KBB Temukan 130 Kasus HIV/AIDS Periode Januari-Agustus 2024
Keberhasilan Pj. Gubernur Heru Budi Hartono dalam memimpin Jakarta disambut baik Eko Warjoko Sihabudin, warga Jalan K. S. Tubun, Jakarta Barat. Pemilik usaha garmen eskpor-impor itu menjelaskan, daya beli masyarakat Jakarta terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
“Ini terasa sekali, meski perlahan tetapi pasti. Sejak Covid-19, ekonomi Jakarta terus meningkat. Penjualan saya pun kembali membaik. Harapannya, ekonomi Jakarta terus meningkat, bisnis masyarakat bisa kembali sehat lagi,” ujar pria yang sudah 32 tahun menjalani bisnisnya ini.
Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies (Celios) Bima Yudhistira menilai, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pj. Gubernur Heru cukup berhasil menjaga inflasi Jakarta. Hal yag paling menarik adalah bagaimana menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, perekonomian masyarakat Jakarta yang sehat mampu menjaga inflasi lebih stabil. Dia menyoroti revitaliasi pasar tradisional, peningkatan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta kemudahan pembayaran secara digital yang sangat membantu peningkatan daya beli masyarakat.
