JABAR ESKPRES — Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah Provinsi Jawa Barat. Kota Bandung termasuk wilayah yang akan diguyur hujan deras dalam beberapa waktu ke depan.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara Hanafi meminta, masyarakat untuk tetap waspada terkait kondisi cuaca ekstrem saat ini. Bencana banjir dan pohon tumbang menjadi salah satu hal yang disiagakan di Kota Bandung.
“Sampah liar itu kan selain merusak lingkungan jadi penyebab rusaknya drainase. Kita pengelolaan sampah liar ini perlu diperhatikan, termasuk masyarakat agar tidak membuang sampah secara sembarangan,” tambahnya.
Baca Juga:Lebarkan Sayap Bisnis, Jamkrida Jabar Teken Kerja Sama Penjaminan Kredit dengan Bank JogjaPeduli Lingkungan Terus Digaungkan, Komunitas Jatinangor Hijau Gerakan Masyarakat Tanam Ratusan Pohon
Selain faktor sampah, menurutnya, perubahan fungsi dari hulu Kawasan Bandung Utara (KBU) turut memperparah kondisi banjir yang terjadi di Kota Bandung. Jika melihat dari kondisi geografis, Kota Bandung sendiri menjadi dasar cekungan Bandung Raya.
“Seharusnya hutan lindung yang ada di bagian hulu itu sekarang banyak terbuka dan tidak bisa menahan air, sehingga di hilir (Kota Bandung) terjadi banjir. Jadi perlu penanganan berbagai stakeholder,” ujarnya.
