JABAR EKSPRES, BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi periode September menjadi waktu transisi iklim dari musim kemarau ke musim penghujan.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, hal ini berkenaan dengan dinamika atmosfer global yang terus mengalami peningkatan. Sehingga intentitas hujan diprediksi semakin meningkat di setiap wilayah.
Dengan intensitas hujan yang diprediksi bakal meningkat, dirinya pun mengingatkan masyarakat yang bermukim di daerah topografi yang tinggi akan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor.
Baca Juga:Tertibkan Administrasi Bangunan, Pemkot Cimahi Fokus Pendataan Gedung Milik PemerintahDPR-KPU Sepakat Ulang Pilkada bila Kotak Kosong Menang
“Pada dataran rendah dan dekat aliran sungai untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. Lalu, waspada adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat ada angin kencang.” ungkapnya
Pihaknya memprediksi, puncak musim hujan di Kota Bandung bakal terjadi pada periode Oktober hingga November 2024. (Dam)
