JABAR EKSPRES – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan perombakan kabinet di akhir kepempiminannya. Yang dilakukan usai dua Menteri dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) mengundurkan diri, karena mengikuti pencalonan di Pilkada 2024.
Hal ini diungkap Jokowi setelah meresmikan Flyover Djuanda di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024). “Ya, bisa,” ujarnya singkat saat ditanya mengenai rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Sudah saya tandatangani keputusan untuk pemberhentiannya, tetapi penggantinya nanti sebentar lagi,” tuturnya.
Baca Juga:Empat Periode Sapu Bersih, Partai Golkar Tetapkan Dadang Kalyubi sebagai Ketua DPRD Kota Banjar Periode 2024-2029Sesuai Prediksi, Harga Bawang Putih di Pasaran Mulai Alami Lonjakan
Kendati demikian, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengkonfirmasi bahwa Pelaksana Tugas (Plt) pengganti Risma adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.
Dengan mundurnya kedua Menteri tersebut, Jokowi menyebut kemungkinan aka nada reshuffle dalam waktu dekat.
Sebelumnya, orang nomor satu di Indonesia itu juga telah melakukan reshuffle kabinet pada Senin (19/8) lalu.
Sejumlah menteri yang diganti, diantaranya, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Investasi, Wakil Menteri Kominfo, Kepala Badan Gizi Nasional, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan.
