Waspada Benih Kotak Kosong di Pilkada Jabar, Ini Kata Pengamat

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan (kanan) dalam diskusi yang digelar IPRC, Jumat (09/08).
Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan (kanan) dalam diskusi yang digelar IPRC, Jumat (09/08).
0 Komentar

JABAR EKSPRES, BANDUNG – Suhu politik di Jabar jelang masa pendaftaran bakal calon Pilkada 2024 makin menghangat. Benih koalisi gemuk nampak akan terbentuk di Jabar. Bahkan berpeluang menghadirkan kotak kosong sebagai lawan dalam Pilkada November nanti.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan berpendapat, benih koalisi gemuk itu terlihat dari pergerakan pembentukan Koalisi Indonesia Maju (KIM) di tingkat Jabar. “KIM sepertinya bisa solid sampai ke daerah. Salah satunya Jabar,” tuturnya, Jumat (9/8).

Pertumbuhan benih itu terlihat dari dinamika politik pada beberapa hari terakhir. Misalnya Partai Golkar yang akhirnya mendukung Dedi Mulyadi padahal punya kader kuat Ridwan Kamil. Karena keputusan KIM, Ridwan Kamil ditarungkan di Pilkada Jakarta.

Baca Juga:Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Kejari Tetapkan 1 ASN Pemkot Bandung jadi TersangkaMasyarakat Diminta Sabar, Perbaikan Jalan Nanjung Diharapkan Cepat Tuntas

Alasan berikutnya adalah karena masih adanya peran Presiden Jokowi dalam konstelasi Pilkada. “Para ketua partai ini kan juga masih ada di kabinetnya Jokowi, lalu sekarang juga banyak Penjabat (Pj) yang ditugaskan presiden di daerah-daerah. Jadi Presiden Jokowi masih ada kuasa,” sambungnya.

Selain pola yang bersifat tawaran menarik, tekanan terhadap lawan politik juga nampak terjadi. Tujuannya juga untuk menggoyahkan lawan politik yang berseberangan dengan KIM. “Memang yang nampak jelas di Jakarta. Sekarang ada istilah KIM Plus, tapi juga berpeluang di Jabar,” singgungnya.

Waspada Benih Kotak Kosong di Pilkada Jabar, Ini Kata Pengamat

BACA JUGA:Masyarakat Diminta Sabar, Perbaikan Jalan Nanjung Diharapkan Cepat Tuntas

Dedi Mulyadi Belum Tentu Menang Mudah

Ujung poros KIM di Jabar tentunya pencalonan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat. KIM nampak kompak untuk mengusung mantan Bupati Purwakarta itu. Dan arah pasangannya adalah orang pilihan dari Partai Golkar.

0 Komentar