JABAR EKSPRES — Sebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) Januari hingga Juni 2024 diklaim mulai mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan temuan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.
Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Bandung, Agung menuturkan, temuan kasus DBD paling tinggi terjadi sepanjang bulan Maret 2024.
Lantas dirinya meminta, masyarakat pun harus tetap waspada terhadap kondisi saat ini. Terlebih cuaca mulai masuk musim kemarau. “Diharapkan masyarakat tetap melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) jangan sampai tidak melalukan PSN,” pintanya.
Baca Juga:Parkiran Liar di Cicalengka Bandung Menjamur, Warga Keluhkan Tak NyamanHarga Minyakita di Bandung Barat Naik
“Ya, seperti infeksi saluran pernapasan (Ispa). Lalu (potensi terserang) demam berdarah juga gitu. Kalau dengan perubahan cuaca yang cukup signifikan ini, saat ini yang ramai adalah Ispa, ya. Batuk juga. Karena memang debu dan polusi di jalan,” sambungnya.
