Dengan pendampingan dari Polresta Bogor Kota, lanjut Nahar, banyak keluarga yang merasa nyaman karena anak-anaknya merasa memiliki polisi sebagai orangtua asuh.
“Jadi upaya yang dilakukan untuk memperbaiki situasi dan kondisi yang tidak diharapkan. Anak-anak tentu dalam posisi seperti ini, tidak semua orangtua siap untuk mengasuh,” imbuh Nahar.
Di tempat yang sama, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyebut, bahwa hadirnya program SKCK Goes to School memang dirancang sebagai inovasi dalam hal menurunkan tingkat kenakalan dan tawuran dikalangan remaja di Kota Bogor.
Baca Juga:Ilham Ramadhan Bocah Viral Surati Polisi Dapat Beasiswa dari Mensos Risma, Polisi dan Guru Diberi PenghargaanMemicu Potensi Bahaya, Menakar Peran Dishub dalam Menindak Bus Telolet di Kota Bandung
Ia menjelaskan, program itu bukan hanya sekedar inovasi administratif dalam penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi siswa-siswi di Kota Bogor, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menanggulangi dan mencegah angka tawuran serta kenakalan remaja di kalangan anak-anak.
“Dengan memperkuat keamanan dan kesadaran akan pentingnya perilaku yang baik di lingkungan sekolah, kami berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih baik dan lebih aman,” kata Bismo.
Atas penghargaan tersebut, diharapkan bisa memotivasi jajarannya untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam melindungi anak-anak sebagai aset berharga bangsa.
“Terima kasih atas pengakuan ini, yang menjadi bukti bahwa kerja keras jajaran Polresta Bogor Kota tidak sia-sia. Kami berharap program ‘SKCK Goes To School’ ini dapat menjadi contoh dan diadopsi oleh daerah lain sebagai solusi efektif dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan anak-anak di sekolah,” ucap Bismo. (YUD)
