JABAR EKSPRES – Tidak ada usaha yang berjalan mulus tanpa adanya sebuah hambatan. Inilah yang dialami oleh Neneng Kurniasih seorang penjual kue dan baju di daerah Rindam, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Neneng sempat mengalami limbung usahanya akibat pandemi Covid-19 yang melanda.
‘’Namun, usaha saya sempat anjlok akibat pandemi Covid-19,’’ lanjut Neneng.
“Saya kemudian mencoba pinjam modal ke PNM Mekaar sekitar tahun 2021-2022. Saya dapat pinjaman sekitar Rp6 juta. Modal tersebut saya manfaatkan untuk menjalankan usaha jualan baju, karena pikir saya saat itu makanan sudah banyak pesaingnya,’’ imbuh Neneng.
Nastar dalam kemasan toples 500 gram dijual seharga Rp60 ribu, sagu keju Rp55 ribu, putih salju Rp60 ribu, kemudian ada biji ketapang Rp40 ribu dalam kemasan 600 gram. Neneng juga menjual peyek kemasan toples 5 liter seharga Rp40 ribu.
