VIRAL, Pria di Bima Ngamuk Bawa Parang di Polsek

Tangkapan layar video pria di Bima ngamuk bawa Parang.
Tangkapan layar video pria di Bima ngamuk bawa Parang.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebuah video tengah viral di media sosial, memperlihatkan aksi seorang pria yang meresahkan. Pasalnya pria di Bima ini ngamuk sambil bawa parang sehingga membuat warga ketakutan.

Setelah ditelusuri, ternyata video tersebut merupakan kejadian nyata yang terjadi di Polsek Sage Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (17/6) sekitar pukul 16.15 WITA.

Pria dengan baju kaos warna merah dan celana pendek hitam ini mengacungkan senjata tajam berupa parang kepada orang-orang yang berada di Polsek Sage sambil berteriak-teriak.

Baca Juga:Penjelasan Ending Missing Crown Prince yang Berakhir Penuh KebahagiaanMSL APP Bakal Bagikan Sejuta Lembar Saham dan BPJS untuk Anggotanya, Yakin?

Sehingga beberapa polisi yang bertugas di SKPT dan warga yang ada dilokasi berhamburan menyelamatkan diri ke lapangan dekat Polsek.

Lalu sejumlah aparat dari TNI dan polisi tampak berusaha menenangkannya dengan mengikuti pergerakan pria tersebut.

Tak berapa lama, aparat akhirnya berhasil melumpuhkan pria tersebut dan menyita senjata yang dibawanya.

Menurut Kanit Intel Polsek Sape, Ahmad menyebutkan, peristiwa tersebut bukan yang pertama kali terjadi pada pria tersebut.

Pria yang belakangan diketahui ternyata seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut sudah tiga kali melakukan aksi yang sama, yakni mengamuk di Polsek

“Dia ODGJ. Kejadian ini ketiga kali dia masuk mengamuk di kantor Polsek,” ucapnya kepada wartawan.

Sebelum kejadian, Ahmad menceritakan, pria tersebut sedang melakukan pemeriksaan di puskesmas setempat dengan posisi tangan diborgol.

Baca Juga:Sampai Kapan Hari Tasyrik? Ini Amalan yang Sebaiknya  DilakukanPenampilan Perdana Danilla dan Perunggu Sukses Gebrak Kota Bandung dalam Lintas Resonan

Namun tiba-tiba pria tersebut berhasil melepaskan borgol dan kabur, dia berlari kerumah warga dan mengambil sebuah parang.

“Parang itu digunakan untuk mengancam warga di jalan, bahkan masuk ke halaman kantor dan menggertak anggota,” tambahnya.

Pria yang masih diamankan di mapolsek Sage itu rencananya akan segera dikirim ke Rumash Sakit Jiwa (RSJ) Mataran untuk menjalani pengobatan oleh keluarganya.

0 Komentar