Ditempat yang sama, Panitia PAT dan PJBL, Asep Firdaos menjelaskan, guru memiliki peran penting sebagai pembina siswa dalam mengembangkan produk. Hal ini memungkinkan siswa untuk menciptakan inovasi produk mereka sendiri tanpa harus melibatkan campur tangan guru atau orang tua.
“Mereka menciptakannya sendiri, karena sebetulnya mereka dibebaskan dalam membuat dan berinovasi itu,” kata Asep.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa mata pelajaran telah diterapkan dan dijelaskan secara umum kepada guru-guru saat sosialisasi.
Baca Juga:Tewas Terseret Ombak di Pangandaran, Siswa MTS 60 Persis Katapang Dimakamkan di MajalayaNonton Bareng Film Lafran di Bandung, Begini Kata Ahmad Doli
“Tapi yang bergabung hanya beberapa, diantaranya IPA, matematika, informatika, IPS, bahasa Inggris,” terangnya.
Namun, lanjut Asep, sesuai dengan bidang materinya masing-masing, siswa mengimplementasikan mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
“Contoh, informatika mereka belajar desain produk, membuat analisis keuangan, dan sebagainya,” papar Asep.
“Alhamdulillah banyak produk yang kami cukup kaget, mungkin sekelas anak SMP itu tidak mungkin tetapi menjadi mungkin,” sambungnya.
Terkait produksi sabun pembersih lantai alami oleh sekelompok siswa, Asep menjelaskan bahwa dalam mata pelajaran IPA siswa-siswi diajarkan tentang ekoenzim.
“Jadi dari ekoenzim bisa banyak kegunaan salah satunya pel lantai itu,” ujarnya.
Ketua Panitia PAT PJBL SMPN 1 Cimahi, Lisa Listiana, mengatakan, siswa kelas 7 dan 8 saat ini sedang melaksanakan PAT sebagai implementasi dari pelajaran yang telah mereka tempuh.
Baca Juga:Melihat Semangat Karmini Pembuat Tusuk Sate di Randukurung Katapang, Pesanan Meningkat Jelang Idul AdhaKendaraan Hybrid Tunjukkan Kadar Emisi Rendah
“Jadi mereka membuat beberapa stan, disini sebanyak 72 stan dengan bermacam-macam produk dari siswa,” kata Lisna.
Ia menjelaskan, dalam expo tersebut terdapat sejumlah produk, diantaranya berbasis makanan, produk ilmiah, serta budaya.
“Mereka tampil, dan juga mempresentasikan bagaimana mereka menjual produknya,” kata Lisna.
Ada beberapa mata pelajaran yang mereka terapkan seperti IPA, IPS, matematika, bahasa Inggris, dan informatika,” tutupnya. (Mong)
