JABAR EKSPRES – Kenangan masa kecil seringkali menjadi masa-masa yang dirindukan ketika manusia beranjak dewasa. Dalam kegiatan rutin pameran seni ini, de Braga by ARTOTEL bersama seniman Bandung Chad Williem akan membawa para penikmat seni untuk bernostalgia ke masa kecil dalam pameran tunggal “Lamun Namun”.
Dalam pameran ini, Chad menghadirkan total 12 karya seni yang beragam, dimana menggambarkan momen-momen berharga dari masa lalu yang telah lama terlupakan.
Dengan penuh kehangatan dan kecermatan, ia menggali kenangan-kenangan tersebut untuk membangun narasi visual yang kaya akan emosi dan makna.
Baca Juga:Antisipasi SCAM, Member MSL Diam-diam Mulai Tarik Dana dari AplikasiPemdaprov Jabar Borong 3 Penghargaan dari The Asian Post Salah satunya Sebagai The Best Regional Champion 2024
Chad Williem banyak menggunakan referensi visual yang ia dapat dari pekerjaannya sebagai desainer, creative director, stylist, serta fotografer sebagai referensi dalam membuat karya.
Chad percaya bahwa seni pada dasarnya banyak memiliki elemen yang sama, sehingga bisa diterapkan dalam berbagai bidang dan bentuk.
Selama berkarya dalam bidang seni di 2 tahun ke belakang, Chad memiliki visi untuk menggunakan dan mencoba berbagai media serta medium untuk melawan batas-batas normal, layaknya seperti anak kecil saat bereksperimen.
Dengan menggunakan berbagai medium seperti lukisan, instalasi, kertas, dan banyak lagi, Chad memperlihatkan kecakapan teknisnya yang luar biasa dalam menggambarkan kepolosan dan ketidakberdayaan anak-anak terhadap dunia di sekitar mereka.
Setiap sapuan kuas atau goresan crayon membawa kita lebih dekat kepada perasaan murni dan spontanitas masa kecil yang seringkali terkubur dalam ingatan.
Dalam perjalanan ini, Chad mengungkapkan bahwa menghadirkan kembali memori masa lalu bukanlah sekadar tentang nostalgia, tetapi juga tentang menyelami kedalaman emosi dan kebenaran diri kita sendiri.
Dengan karya-karya yang penuh makna ini, ia membangun jembatan antara masa lalu dan masa kini, mengajak kita untuk melihat kepolosan dan keindahan masa lalu yang selalu ada di dalam diri kita.
Baca Juga:Benarkah Istigfar Bisa Menghalangi Musibah Datang?Ini Satu-satunya Ibadah yang Punya Pahala Tanpa Batas
Juwita Agatari, selaku Marketing Communication Manager de Braga by ARTOTEL Bandung menyampaikan bahwa menikmati seni merupakan bagian ri healing.
