Jelang Idul Adha 2024, Kebutuhan Hewan Kurban di Jabar Diprediksi Meningkat hingga 15 Persen

Ilustrasi Peternakan Sapi di kawasan Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
Ilustrasi Peternakan Sapi di kawasan Desa Cibiru Wetan, Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), memprediksi kebutuhan hewan kurban tahun ini akan mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Kepala DKPP Jabar Arifin Soedjayana menyebut, peningkatan kebutuhan hewan kurban yang akan terjadi tahun ini, yakni diperkirakan mencapai sekitar 12 – 15 persen.

Ia mengaku, untuk saat ini, beberapa penyakit yang sering menyerang hewan ternak khusunya kurban seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan lato-lato atau LSD, sudah dinyatakan terkendali.

Baca Juga:KPJ ‘Ngamen’ di Depan Gedung DPRD Kota BandungSafety Riding Lab, SMKN 4 Tasikmalaya Tekankan Keselamatan Berkendara

“Sehingga untuk hewan kurban tahun ini sudah terkendali dan aman. Karena semua hewan (ternak) yang masuk ke Jawa Barat itu harus dikarantina terlebih dahulu. Jadi mereka (hewan ternak) sudah divaksin, pengobatan. Jadi insyaallah aman,” ungkapnya

Maka dari itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir dalam membeli hewan kurban saat Idul Adha nanti.

“Masyarakat jangan khawatir bahwa hewan kurban khususnya dari sisi ketersedian dan kesehataan hewan, insyaallah di Jawa Barat aman karena semua sudah dilakukan tahapan-tahapan agar sesuai aturan dan prosedur,” pungkasnya.

0 Komentar