Edi menerangkan, jika keseriusan dilakukan Pemkab Bandung, seharusnya sekarang KBT sudah masuk dalam list untuk menjadi CDOB.
“Jika CDOB KBT tak sekadar ‘omon-omon’, kami minta keseriusan (pejabat legislatif dan eksekutif), khususnya caleg yang terpilih dari wilayah Bandung Timur, untuk memperjuangkan CDOB KBT,” terangnya.
Edi menegaskan, pembahasan DOB KBT bukanlah merupakan kontra politik, melainkan harus disikapi sebagai tantangan untuk bersama-sama didorong realisasinya.
Baca Juga:Pilkada 2024, Dokter Rayendra Punya Kans Besar Dimata PPP Kota BogorSoal Pengawasan Kelaikan Bus Pariwisata, Begini Kata Dishub Jabar
“Ini tantangan, buatkan kontrak politik atau fakta integritas di hadapan para tokoh masyarakat dengan calon bupati dan caleg terpilih agar CDOB KBT bisa terwujud,” tegasnya.
“Mereka ‘kan dipilih masyarakat. Termasuk dengan aktivis dan pegiat yang mendorong wacana CDOB KBT harus dilibatkan,” tukas Edi.
Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT), Asep Juarsa menyayangkan, isu DOB KBT yang diharapkan dapat terealisasi sampai saat ini tak pernah diupayakan oleh pihak legislatif dan eksekutif Kabupaten Bandung.
“Ini sebenarnya tinggal keseriusan dari pihak Pemda Bandung, baik eksekutif maupun legislatif,” imbuhnya.
Menurut Asep, sangat wajar jika banyak pihak yang menilai bahwa CDOB KBT sekadar wacana, dongeng bersambung dan jadi komoditas politik jelang Pilkada Bandung, karena memang faktanya tak pernah ada dorongan.
Padahal Bupati Bandung, Dadang Supriatna diketahui merupakan deklarator KBT, yang juga mempelopori gagasan terbentuknya DOB KBT.
“Gak lama lagi pilkada digelar, wacana DOB KBT ‘kan termasuk pada visi misi Dadang Supriatna saat kampanye Pilkada 2021 lalu,” ujarnya.
Baca Juga:Minta Keringanan Hukuman, Pledoi Mantan Anggota DPRD Kota Sukabumi Tak DikabulkanPemerintah Dinilai Setengah Hati, Beri Aturan Batas Usia Bus, tapi Jual Kendaraan Lama Tak Berizin
“Agar tidak ada kesan saling lempar antara eksekutif dan legislatif, sebaiknya pihak legislatif segera mendorong pembentukan pansus yang menangani progres usulan CDOB KBT. Ini bukti jika legislatif berpihak dan turut mendorong terbentuknya CDOB KBT,” pungkas Asep. (Bas)
