“Tapi, ini langkah awal nahdiyin bersatu, dimana bisa saja pada pilkada ada di satu barisan yaitu dalam barisan aswaja. Lalu, memiliki daya tawar ke calon lebih tinggi dan kuat,” lanjutnya.
Bergabungannya dua partai politik ini menarik, karena selama ini, mungkin terjadi persaingan politik yang cukup keras antara PKB dan PPP, termasuk di Kota Bogor.
Namun terjadinya silaturahmi beberapa hari terakjir, merupakan sebuah kejutan dan langkah politik yang cukup brillian dari PKB-PPP di Kota Bogor.
Baca Juga:Usai Berhubungan Badan Tiga Kali, Pria Asal Banjar Ini Habisi Nyawa Wanita Penghibur di Bali10 Bacalon Wali Kota Paparkan Ide Gagasan untuk Pimpin Banjar 5 Tahun Kedepan
Ini bisa menjadi babak baru membangun kekuatan politik aswaja di Kota Hujan yang sampai saat ini masih belum mampu bicara banyak dalam konteks politik kekuasaan.
Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat Heri Firdaus meyakini, bahwa bersatunya PKB dan PPP di Kota Bogor akan menjadi kekuatan politik yang dahsyat.
“Bersatunya PKB dan PPP dengan membawa gagasan politik Aswaja akan menjadi faktor pembeda dari gerakan politik yang ada di Kota Bogor. Kami akan menawarkan politik yang mengedepankan nilai-nilai aswaja dalam setiap langkah politiknya,” singkat Heri. (YUD)
