JABAR EKSPRES – Aplikasi penghasil uang GSBA masih ramai jadi buah bibir publik, terutama bagi pecinta investasi.
GSBA atau Gold and Silver Broker Australia merupakan aplikasi yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang legal dan terbukti membayar.
Perusahaan GSBA bergerak sebagai perusahaan penyedia layanan logam mulia, serta penyedia produk maupun daur ulang emas dan perak.
Baca Juga:Lirik Lagu Foolish One – Taylor Swift, Serta Makna Dibaliknya5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah, Sebagai Penyeimbang pH Kulit
Mitra deal yang terlibat, mencakup dealer logam mulia, lembaga keuangan, kilang logam mulia, produsen mint, perhiasan, arloji, serta klien industri.
Baru-baru ini, GSBA mulai beroperasi di Indonesia, sebagai tujuan bisnis utamanya yaitu investasi dan penjualan produk secara online melalui website resmi dan dianggap legal, serta terdaftar di derektoral jenderal administrasi hukum Indonesia.
Namun, apakah kebenaran aplikasi ini memang terbukti membayar atau hanya menjalankan praktik penipuan?
Inilah yang menjadi banyak perbincangan publik, terutama bagi Anda yang berani terjun dalam dunia investasi.
Karena banyak penawaran menggiurkan yang tidak masuk akal, aplikasi ini menjadi sorotan publik terkait kebenarannya.
Pakar Kartu Kredit Roy Shakti menyampaikan beberapa poin yang tentunya patut dicurigai terhadap cara kerja aplikasi GSBA.
Tak hanya itu, Roy Shakti juga memprediksi bahwa aplikasi penghasil uang GSBA ini tidak akan lama lagi umurnya.
Baca Juga:Sinopsis Film Jane Got a Gun: Kisah Natalie Portman Melawan PenjahatSinopsis Film Eraser Tayang di Bioskop Trans TV Malam ini
Hal tersebut terlihat dari tanda-tanda aplikasi scam atau penipuan pada aplikasi GSBA tersebut.
Baru-baru ini juga, Roy shakti menyampaikan informasi terkait aplikasi GSBA yang diduga akan scam.
Melalui unggahan video TikToknya, Roy Shakti menyampaikan bahwa website resmi GSBA diduga kena hack atau penyusup.
