Presiden Jokowi Berikan Sertifikat PTSL Sebanyak 3000 sertifikat di Kabupaten Bandung

0 Komentar

Menurutnya jika hal tersebut dilakukan dalam beberapa waktu kedepan semuanya akan habis uangnya. Kemudian biasanya barang-barang tersebut turut tidak tercicil.

“Kalau sudah kepincut mobil, waduh mobilnya baru yah. Begitu 6 bulan gak bisa nyicil bank, gak bisa nyicil mobil. Semua ditarik. Hati-hati kalau pinjam ke bank,” bebernya.

Dia menambahkan seharusnya adanya sertifikat tersebut bisa digunakan untuk modal usaha. Sehingga bisa melanjutkan kehidupan dan meraih keuntungan melalui usaha.

Baca Juga:Jokowi Puji Suksesnya Program Mekaar PNM di Seluruh IndonesiaJokowi Berharap Debat Kelima Lebih Substansial dan Tidak Menyerang Personal

“Gunakan semuanya untuk modal kerja, modal usaha, jangan beli barang-barang konsumsi mobil motor, gak boleh. Kalau Rp 400 juta pakai modal, ada untung, tabung, ada untuk Rp 5 juta, Rp 6 juta tabung. Jadi ada keuntungan,” kata Jokowi.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Hadi Tjahjanto menjelaskan saat ini telah membagikan sebanyak 3000 sertifikat tanah kepada masyarakat di 55 Desa.

Hal tersebut demi membantu progres percepatan pendaftaran tanah sehingga pencapaian ini bisa sebesar 92.77 persen.

“Dari jumlah bidang tanah Kabupaten Bandung yang berkisar 1.029.175 bidang, saat ini yang telah terdaftar sebanyak 954.863 bidang atau capaiannya sebesar 92.77 persen,” kata Hadi, dalam sambutannya.

Hadi mengungkapkan untuk wilayah kabupaten Bandung saat ini sudah mencapai target 100 persen. Dengan jumlah yang mencapai 60.000 bidang tanah.

Menurutnya Kementerian ATR/BPN terus mempercepat capaian kegiatan PTSL di seluruh Indonesia.

“Hingga saat ini, dari target bidang tanah sebanyak 126 juta bidang, telah terdaftar sebanyak 110,4 juta bidang. Diharapkan melalui pendaftaran tanah ini, masyarakat mendapat kepastian hukum hak atas tanah serta peningkatan ekonomi,” ungkapnya.

0 Komentar