Menurut Marcella, asosiasi memiliki peran kunci dalam mendukung para pekerja industri film. Sebagai Ketua Umum PARFI ’56 yang kembali menjabat untuk kedua kalinya, Marcella meyakini bahwa asosiasi adalah wadah yang paling sesuai untuk menyuarakan aspirasi para pekerja di dalamnya.
“Setiap industri harus punya asosiasi, karena asosiasi itu rumah aspirasi dan tempat kita mendorong hak-hak kita,” tegas Marcella. Ia mempercayai bahwa hanya melalui asosiasi, para pekerja film dapat secara efektif memperjuangkan hak-hak profesi mereka.
Pengurus PARFI ’56 baru-baru ini dikukuhkan dalam suatu acara yang diresmikan oleh Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus yang terdiri dari aktor Indonesia dari berbagai generasi, menandakan dukungan luas dari komunitas film Indonesia terhadap upaya perubahan positif dalam industri perfilman.
