Tawanan Hamas Akui Yahya Sinwar Kunjungi Mereka di Terowongan

Tawanan Hamas Akui Yahya Sinwar Kunjungi Mereka di Terowongan
Tawanan Hamas Akui Yahya Sinwar Kunjungi Mereka di Terowongan. (AP)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Adina Moshe, seorang wanita Israel yang ditawan oleh militan Hamas selama hampir 50 hari, mengungkapkan pengalamannya kepada sebuah saluran TV Israel. Dia menjelaskan bahwa dia ditahan di sebuah terowongan yang gelap dan lembab, di mana ia bertemu dengan seorang pemimpin Hamas.

Moshe mengatakan bahwa Yahya Sinwar, pemimpin tertinggi Hamas di Gaza, mengunjungi mereka di bawah tanah.

“Halo. Apa kabar? Semuanya baik-baik saja?” ucap Yahya Sinwar kepada mereka dalam bahasa Ibrani yang dia pelajari selama penahanan yang panjang di Israel, melansir dari laman AP.

Baca Juga:Jadwal Pelantikan KPPS Pemilu 2024 dan Tugasnya13 Fakta Psikologi Ini Akan Membuatmu Tercengang!

“Saya mengatakan kepada semua orang, ‘Kami akan berada di sini setidaknya selama dua bulan dan bukan karena Hamas,’” katanya, mengindikasikan bahwa ia memendam kemarahan kepada Israel karena tidak melakukan pembebasan lebih awal.

Moshe mencatat bahwa mereka menghabiskan waktu dengan makanan kaleng yang semakin menipis, lampu LED kecil sebagai sumber cahaya, dan ceramah yang diberikan oleh rekan sandera yang berpengetahuan luas.

Dia juga mengungkapkan bahwa dia meminta orang-orang bersenjata untuk menurunkan senjata mereka agar tidak menakuti anak-anak sandera, dan mereka mengabulkannya.

Meskipun Moshe tidak mendengar pemboman besar-besaran Israel dari tempat yang sangat dalam di bawah tanah, dia bisa merasakan getaran dari terowongan-terowongan ketika itu terjadi.

0 Komentar