JABAR EKSPRES – Sejak keputusan seluruh member BTS menjalani wajib militer, muncul kontroversi terkait penggunaan nama dan foto mereka di aplikasi The Camp, yang sebenarnya dikembangkan untuk mengirim surat kepada mereka yang sedang menjalani tugas militer. HYBE, agensi yang menaungi BTS, mengeluarkan pernyataan resmi pada Kamis (11/1) bahwa The Camp telah melanggar hak publisitas dengan menggunakan nama dan gambar para member tanpa izin.
Sebelumnya, The Camp juga menuai kontroversi dengan menjual boneka yang dilengkapi dengan badge berisi nama asli ketujuh member BTS di platform e-commerce mereka, The Camp Mall. Harga satu boneka mencapai 56 ribu won atau sekitar Rp663 ribu. Namun, produk ini kemudian ditarik dari penjualan karena dianggap melanggar hak kepribadian nama member.
