Biaya PPL Siswa SMPN 1 Rancaekek Bandung Ramai Dibicarakan, Ketua Komite Sekolah Klaim Tak Ada Kekisruhan

Biaya PPL Siswa SMPN 1 Rancaekek Bandung Ramai Dibicarakan, Ketua Komite Sekolah Klaim Tak Ada Kekisruhan
Peserta didik SMPN 1 Rancaekek saat berpulang sekolah usai kegiatan belajar mengajar. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Kesepakatan yang ketiga itu, murid atau orangtua yang tidak mampu, dapat mengikuti PPL dengan tanpa biaya atau gratis,” imbuhnya.

“Lalu keempat, setiap bus rombongan dipimpin oleh perwakilan guru dan orangtua siswa,” lanjut Cecep.

Diketahui, biaya rencana PPL atau study tour bagi siswa kelas VII SMPN 1 Rancaekek itu, saat ini tengah menjadi sorotan dan jadi perbincangan sejumlah orangtua.

Baca Juga:Jelang Tahapan Kampanye Pemilu 2024, Begini Langkah Pemprov JabarKPU KBB Optimalisasikan Medsos Untuk Pemilih Gen Z

Banyak yang menolak dan meminta penurunan biaya, sebab dengan harga PPL yang dianggap ditetapkan sepihak, yakni Rp435.000 per siswa terlalu mahal.

Adapun setiap pelajar membayar Rp435.000 itu, dengan fasilitas kepergian menggunakan travel, makan siang, snack dan baju kegiatan PPL yang rencananya pelaksanaan akan digelar 3 Februari 2024 mendatang.

Tujuan keberangkatan PPL diketahui yakni ke Kota Bandung, tepatnya ke Great Asia Afrika, Museum Geologi dan Saung Angklung Udjo.

Menurut salah sejumlah orangtua siswa, tak sedikit yang mengeluhkan biaya PPL Rp435.000 itu dinilai terlalu besar, apabila kunjungan PPL hanya di seputaran Kota Bandung saja, apalagi jika tujuan sebatas ke tiga lokasi.

Cecep menegaskan, sampai saat ini di SMPN 1 Rancaekek diklaim tidak timbul kegaduhan terkait rencana pelaksanaan PPL siswa kelas VII.

“Jadi saya sampaikan tidak ada kekisruhan menjelang rencana kegiatan tersebut, akan dievaluasi ketika ada kesepakatan atau prosedural yang dilanggar,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar