JABAR EKSPRES – Pemerintah mengeluarkan program kebijakan bantuan pemasangan listrik baru (BPBL) gratis kepada 125 ribu rumah tangga yang belum teraliri listrik di 32 provinsi. Anggaran pemasangan listrik gratis tersebut diambil dari APBN tahun 2023.
Dari jumlah sebanyak itu, Provinsi Jawa Barat mendapatkan kuota bantuan sebanyak 22.000 rumah tangga untuk disebar di 20 kabupaten/kota. Khusus di Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebanyak 1.992 rumah tangga bakal menerima program tersebut.
Program bantuan pemasangan listrik baru itu merupakan aspirasi dari Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM Dirjen Ketenagalistrikan. Pada awal November 2023, program tersebut mulai direalisasikan.
Baca Juga:Wujudkan Penerimaan Iuran JKN Yang Optimal, BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Gelar RekonsiliasiPraktis dan Mudah Urus Administrasi Kepesertaan Gunakan Aplikasi Mobile JKN
Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL di KBB dilakukan di Desa Sirnajaya Kecamatan Gunung Halu pada tanggal 1 November 2023 serta Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang pada tanggal 3 November 2023.
Pada peresmian penyalaan PBLB di KBB itu, tampak hadir dari Dirjen Ketenagalistrikan, manajemen PT PLN (Persero) serta perwakilan dari Komisi VII DPR RI yaitu Rian Firmansyah, S.Pd dan Dipl.Ing. Hj. Diah Nurwitasari, M. I. Pol yang hadir di dua tempat peresmian yang berbeda.
Penerima program BPBL mendapatkan bantuan dalam bentuk pembebasan biaya pasang baru untuk daya 900 VA, pembebasan biaya SLO, instalasi untuk tiga titik lampu dan satu kotak kontak, serta token listrik dengan nominal 100 ribu rupiah.
”Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih kepada bapak ibu yang telah memberikan bantuan listrik kepada kami, karena sekarang listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi kami sehingga insyallah akan bermanfaat bagi keluarga kami,” ujar Heri Ruhiman warga Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang.
Apresiasi juga disampaikan dari para pemangku kepentingan di wilayah implementasi program seperti para tokoh masyarakat, kepala desa, Ketua RW sampai Ketua RT.
”Banyak warga kami yang tinggal dalam kondisi yang memprihantinkan, tentu saja dengan adanya listrik ini bisa meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik, bisa menggunakan elektronik dengan leluasa bahkan untuk kegiatan yang produktif,” ungkap Abdul Ketua RT 04 Desa Sirnajaya Kecamatan Gunung Halu.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat Susiana Mutia yang turut hadir dalam Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL di Desa Sirnajaya pada Rabu (1/11) menyampaikan, sejalan dengan tujuan pemerintah maka PLN berkomitmen penuh dalam pemerataan akses dan percepatan penyediaan tenaga listrik bagi seluruh lapisan masyarakat.
