JABAR EKSPRES – Wakil Ketua DPRD sekaligus Kordinator Komisi 1 DPRD Banjar Jawa Barat Jojo Juarno, menyebutkan Dinas Kesehatan Kota Banjar tidak becus menangani tindakan pelanggaran etika dan kedisiplinan terhadap skandal yang dilakukan oleh VM dan KA, dua ASN RSUD Asih Husada yang digerebek warga, lantaran diduga melakukan hal tidak senonoh di dalam rumah.
“Saya akan segera menyarankan kepada Ketua Komisi 1 agar memanggil dinas-dinas terkait, utamanya Dinas Kesehatan. Akan kita pertanyakan soal tindak lanjutnya sejauh mana dalam menangani kasus ini,” kata Jojo Juarno, melalui sambungan telepon, Rabu, 18 Oktober 2023.
Ia juga mengetahui, korban, suami VM, kini melaporkan perbuatan istri dan pria yang diduga selingkuhannya, KA, itu ke Inspektorat Kota Banjar. Hal itu lantaran korban merasa tidak mendapat keadilan.
Baca Juga:Timbun Sampah Organik, Ada 6 Titik Lubang Pembuangan Baru di TegalegaMahfud MD Resmi Dipinang Jadi Bakal Cawapres Ganjar, PDIP KBB Optimis Menang
“Setelah ditindaklanjuti laporannya oleh Inspektorat, baru kita ketahui kalau kasusnya ini ternyata tidak main-main. Saya juga menyayangkan Dinas Kesehatan hanya sebatas memberi sanksi teguran,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Andi Bastian mengaku sudah melakukan pemeriksaan kepada VM dan KA. Hasil dari pemeriksaan itu, ia memberikan sanksi teguran terhadap keduanya.
